{"id":3200,"date":"2020-04-15T22:13:37","date_gmt":"2020-04-15T22:13:37","guid":{"rendered":"http:\/\/dutakoi.com\/uncategorized\/aeromonas-hydrophila\/"},"modified":"2020-04-15T22:13:37","modified_gmt":"2020-04-15T22:13:37","slug":"aeromonas-hydrophila","status":"publish","type":"post","link":"http:\/\/dutakoi.com\/penyakit\/aeromonas-hydrophila.html","title":{"rendered":"Penanganan Tepat Mengatasi Penyakit Aeromonas Hydrophila pada Ikan Koi"},"content":{"rendered":"\r\n
\"\"<\/figure><\/div>\r\n\r\n\r\n\r\n

Apabila pemelihara dan juga pembudidayaan pada ikan koi dilakukan dengan cara yang salah dan tidak tepat maka ikan koi bisa Mengalami berbagai dampak yang buruk. Dampak tersebut tidak hanya merugikan untuk sang pembudidaya atau pemelihara namun juga memberikan dampak yang buruk pada kondisi ikan koi tersebut seperti datangnya berbagai macam penyakit yang bisa menyerang ikan koi.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n

Salah satu penyakit yang banyak menyerang ikan koi adalah Aeromonas Hydrophila. Jenis dari Penyakit ini bisa disebabkan oleh beberapa hal Salah satunya adalah serangan dari bakteri Aeromonas Hydrophila<\/a>.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n

Gejala Aeromonas Hydrophila pada Koi<\/h3>\r\n\r\n\r\n\r\n

Hadirnya penyakit Aeromonas Hydrophila pada ikan koi tentunya memiliki berbagai macam gejala. Gejala yang dialami akan terjadi dalam beberapa tahap yang nantinya bisa berpengaruh dari beberapa hal pada ikan koi mulai dari tampilannya hingga pada perilakunya.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n

\r\n
\r\n
\"\"<\/figure><\/div>\r\n<\/div>\r\n\r\n\r\n\r\n
\r\n

Gejala awal yang biasanya dirasakan ikan koi yang terkena penyakit Aeromonas Hydrophila adalah gejala awal ikan akan sering berdiam dan malas bergerak walaupun masih memiliki nafsu makan yang baik., selanjutnya ikan berdiam didasar kolam dan kadang menyendiri memisahkan diri dari kawanannya, tubuh ikan memproduksi lendir (mucus) berlebihan sehingga warnanya cenderung kusam.. Hingga pada gejala selanjutnya Jika ikan koi masih belum bisa sembuh ikan akan kehilangan nafsu makan, muncul warna merah disekitar lembar sirip dan pangkal sirip kadang disertai pembengkakan, terjadi pembengkakan pada perut bagian bawah. Jika ikan koi tidak kunjung membaik biasanya terdapat gejala akut kesulitan bernafas sehingga sering berdiam di bawah pancuran, pada kondisi ikan sering melakukan gerakan tidak terkontrol atau kejang-kejang, cacat permanen yang bisa terjadi kapan saja.<\/p>\r\n<\/div>\r\n<\/div>\r\n\r\n\r\n\r\n

Cara Mengatasi Aeromonas Hydrophila<\/h2>\r\n\r\n\r\n\r\n

Ada berbagai macam cara untuk mengatasi Aeromonas Hydrophila agar ikan koi tidak sampai pada tahap yang lebih parah atau bahkan bisa mengalami kematian. Penanganan yang tepat juga bisa dilakukan dengan memberikan berbagai macam treatment<\/a> yang sesuai dengan standar dan cara yang benar seperti melakukan pengobatan hingga melakukan cara preventif untuk menghindari ikan koi dari berbagai macam penyakit seperti salah satunya penyakit Aeromonas Hydrophila.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n

Tips Pengobatan Aeromonas Hydrophila<\/h3>\r\n\r\n\r\n\r\n

Pengobatan untuk ikan koi bisa dilakukan dengan beberapa cara. Beberapa tahap yang bisa dilakukan dalam pengobatan ikan koi adalah Oral treatment dengan mencampurkan antibiotik kedalam pakan, ini hanya effektif pada ikan yang baru terinfeksi., Perendaman kedalam air yang berisi antibiotik (untuk infeksi tahap lanjut) sampai ke Injeksi antibiotik (untuk infeksi ikan yang sudah akut).<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n

Jika anda ingin melakukan pengobatan secara alami maka anda bisa memanfaatkan berbagai macam bahan seperti diantaranya:<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n

  1. Terramycin \/ Oxytetracycline<\/li>
  2. Sodium Sulfamerazine<\/li>
  3. Sodium Nifurstyrenate<\/li><\/ol>\r\n\r\n\r\n\r\n

    Cara Pencegahan Aeromonas Hydrophila pada Koi<\/h3>\r\n\r\n\r\n\r\n

    Banyak yang mengatakan bahwa mencegah penyakit pada ikan koi lebih baik dibanding dengan mengobatinya. Untuk itu pencegahan juga dapat dilakukan agar ikan koi dapat terhindar dari berbagai macam penyakit seperti penyakit Aeromonas Hydrophila yaitu dengan cara:<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n

    • Jaga parameter air kolam stabil dan sehat sehingga ikan tidak stress<\/li>
    • Jangan memasukan ikan baru tampa melalui proses karantina yang cukup (minimal 7 hari) karena infeksi ini memiliki masa laten 5 hari<\/li>
    • Jika didapati ikan terinfeksi dengan ciri-ciri diatas segera pindahkan ke bak karantina untuk diobati, ikan yang masih sehat di kolam diberi pakan yang terbuat dairi 1 kg pelet yang dicampur dengan 3-5 gram Oxytetracycline<\/li><\/ul>\r\n\r\n\r\n\r\n
      <\/div>\r\n\r\n\r\n\r\n