{"id":3221,"date":"2019-05-10T08:40:25","date_gmt":"2019-05-10T08:40:25","guid":{"rendered":"http:\/\/dutakoi.com\/uncategorized\/kutu-jangkar-anchor-worm-2\/"},"modified":"2019-05-10T08:40:25","modified_gmt":"2019-05-10T08:40:25","slug":"kutu-jangkar-anchor-worm-2","status":"publish","type":"post","link":"http:\/\/dutakoi.com\/penyakit\/kutu-jangkar-anchor-worm-2.html","title":{"rendered":"Penanganan Tepat Mengatasi Penyakit Kutu Jangkar (Anchor Worm) pada Ikan Koi"},"content":{"rendered":"\r\n
\"\"<\/figure><\/div>\r\n\r\n\r\n\r\n

Melakukan cara yang salah untuk memelihara dan juga membudidayakan ikan koi bisa mengakibatkan dampak buruk bagi ikan peliharaan Anda tersebut. Dampak tersebut tidak hanya merugikan untuk sang pembudidaya atau pemelihara namun juga memberikan dampak yang buruk pada kondisi ikan koi tersebut seperti datangnya berbagai macam penyakit yang bisa menyerang ikan koi.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n

Jenis penyakit yang cukup berbahaya dan perlu dihindari adalah penyakit Kutu Jangkar (Anchor Worm). Penyakit ini bisa terjadi dari beberapa aspek yang salah satunya adalah serangan bakteri Anchor Worm<\/a>.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n

Gejala Kutu Jangkar (Anchor Worm) pada Koi<\/h3>\r\n\r\n\r\n\r\n

Hadirnya penyakit Kutu Jangkar (Anchor Worm) pada ikan koi tentunya memiliki berbagai macam gejala. Gejala tersebut terjadi atas beberapa tahap yang yang bisa membuat ikan koi memiliki perilaku hingga bentuk yang berbeda dari biasanya.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n

\r\n
\r\n
\"\"<\/figure><\/div>\r\n<\/div>\r\n\r\n\r\n\r\n
\r\n

Pada gejala awal biasanya ikan koi akan mengalami bagian yang terinfeksi terlihat seperti spot-spot merah sekilas sama seperti white spot pada awalnya, produksi lendir yang berlebihan terutama pada bagian yang terinfeksi, melakukan gerakan dan ekstrim dan sering melompat ke permukaan. Terkadang apabila ikan koi tersebut tidak ditangani dengan sangat baik maka bisa saja mengalami gejala lanjutan sering menggesekan badan ke dinding dan dasar kolam (flashing), muncul luka akibat bakteri karena infeksi yang parah, ikan menjadi penakut dan selalu sembunyi sepanjang waktu. Tidak hanya berhenti sampai di situ karena apabila pada gejala lanjutan yang terjadi pada ikan koi masih belum bisa tertangani dengan baik dan benar maka akan terjadi gejala akut , , dan bisa saja ikan koi tersebut tidak terselamatkan.<\/p>\r\n<\/div>\r\n<\/div>\r\n\r\n\r\n\r\n

Cara Mengatasi Kutu Jangkar (Anchor Worm)<\/h2>\r\n\r\n\r\n\r\n

Untuk mengatasi penyakit Kutu Jangkar (Anchor Worm) yang sedang menjangkit ikan koi maka ada berbagai macam cara untuk mengatasinya dan menyembuhkannya. Mengetahui dengan pasti cara yang tepat dan tindakan<\/a> yang tepat untuk menangani ikan koi merupakan hal yang cukup penting yang biasanya akan dilakukan beberapa pengobatan dan juga pencegahan untuk menghindari ikan koi dari Kutu Jangkar (Anchor Worm).<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n

Tips Pengobatan Kutu Jangkar (Anchor Worm)<\/h3>\r\n\r\n\r\n\r\n

Ada berbagai macam pengobatan yang bisa dilakukan jika ikan koi terkena penyakit Kutu Jangkar (Anchor Worm). Pengobatan awal seperti Gunakan pinset untuk mencabut kutu (jika hanya tampak 1-2 ekor saja), Diflubenzuron dengan takaran 1 ppm sampai ke Metrifonate dengan dengan takaran 0,2 \u2013 0,5 ppm dapat dilakukan dengan panduan yang tepat agar terhindar dari berbagai dampak buruk.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n

Jika anda ingin melakukan pengobatan secara alami maka anda bisa memanfaatkan berbagai macam bahan seperti diantaranya:<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n

  1. Dylox dengan takaran 5-10 ppm<\/li>
  2. Trichlorfon dengan dosis 0,2 \u2013 0,5 ppm<\/li>
  3. Daun sirsat<\/li><\/ol>\r\n\r\n\r\n\r\n

    Cara Pencegahan Kutu Jangkar (Anchor Worm) pada Koi<\/h3>\r\n\r\n\r\n\r\n

    Banyak yang mengatakan bahwa mencegah penyakit pada ikan koi lebih baik dibanding dengan mengobatinya. Maka dari itu harus dilakukan beberapa pencegahan agar ikan koi bisa terbebas dari Kutu Jangkar (Anchor Worm) seperti diantaranya adalah:<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n

    • Jangan memasukan ikan baru tampa melalui proses karantina dengan menggunakan obat kutu<\/li>
    • Lakukan pemberian obat kutu secara reguler 3 bulan sekali<\/li>
    • Pemberian Abate 1 gr per 1000 liter air stiap bulan dapat mencegah serangan kutu<\/li><\/ul>\r\n\r\n\r\n\r\n
      <\/div>\r\n\r\n\r\n\r\n